Minggu, November 08, 2009

Teknik Instalasi Fisik LAN untuk WARNET

Onno W. Purbo

Dalam tulisan ini saya mencoba memberikan gambaran tentang beberapa teknik praktis untuk membangun Local Area Network (LAN) khususnya untuk kepentingan Warung Internet (WARNET).


Topologi LAN

Yang dimaksud dengan topologi dari sebuah LAN adalah bentuk / konfigurasi yang digunakan untuk menyambungkan antar komputer untuk membentuk sebuah LAN. Secara historis & teoritis, pada dasarnya ada bebeberapa tipe topologi yang mendasar, yaitu:

• Topologi Bus – dimana sebuah saluran dipakai beramai-ramai oleh semua komputer yang terkait dalam LAN.
• Topologi Ring – dimana bentuk fisik LAN berupa sebuah lingkaran (ring). Komputer yang terhubung hanya bisa mengirimkan data pada saat menerima tiket / token untuk mengirimkan data. Hal ini dilakukan secara bergiliran.
• Topologi Star – berbentuk bintang (star), biasanya terpusat pada komputer server di tengahnya.

Pada hari ini, praktis topologi Bus mendominasi topologi LAN sehingga hampir semua teknik sambungan favorit LAN menggunakan topologi Bus tersebut. Beberapa jenis teknik sambungan yang sering digunakan adalah:

• 10Base2 - menggunakan kabel thin coax RG-58 yang berharga murah, berkecepatan 10Mbps.
• 10Base5- menggunakan kabel thick coax RG-8 yang berharga lebih mahal, berkecepatan 10Mbps dan bisa digunakan untuk komunikasi antar gedung pada jarak 500 meter-an.
• 10BaseT – menggunakan kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) mirip kabel telepon, menggunakan konektor RJ-45, berkecepatan 10Mbps dalam jarak 200 meter-an.
• 100BaseT – merupakan teknologi lanjutan dari 10BaseT, berkecepatan 100Mbps & paling banyak digunakan pada LAN pada hari ini. Perlu diperhatikan penggunaan kabel UTP-nya sebaiknya dipilih yang sebaik mungkin seperti menggunakan merek Belden Category 5 (CAT 5).

Masih banyak lagi turunan UTP ini, karena pada hari ini telah dikembangkan berbagai teknologi yang mengarah pada kecepatan 1-10Gbps menggunakan UTP, LAN dimasa mendatang kecepatannya bukan main, bahkan mengalahkan kecepatan CPU (prosesor) yang ada pada hari ini.



Sambungan LAN secara praktis

:Pada hari ini, LAN umumnya dibangun menggunakan sebuah Hub sebagai sentral yang terhubung ke masing-masing PC melalui kabel Unshielded Twisted Pair (UTP). Walaupun tampaknya seperti sebuah topologi Star, pada dasarnya topologi ini merupakan topologi Bus yang terletak pada Hub-nya.

Untuk meningkatkan kinerja (performance) jaringan, khususnya bagi rekan-rekan yang akan membangun fasilitas untuk network game yang membutuhkan reaksi cepat antar PC yang terkait di jaringan, saya sangat menyarankan untuk menggantikan Hub dengan switch 100Mbps. Harganya memang agak mahal sekitar tiga (3) kali lebih mahal daripada Hub.

Switch juga dibutuhkan untuk jaringan LAN dengan PC di atas 10 buah agar kinerja (performance) jaringan tidak terlalu lambat.

Gambaran bentuk kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) yang digunakan dalam LAN dapat dilihat dalam gambar terlampir. Kabel yang digunakan umumnya menggunakan standar 24 AWG atau dalam bahasa pasarnya menggunakan UTP CAT 5 terutama bagi anda yang ingin memperoleh performance yang baik. Dalam proses instalasi dibutuhkan sepasang konektor RJ-45 dan RJ-45 crimp tool untuk memasangkan kabel ke konektornya. Mohon diperhatikan bahwa tidak ada persilangan (cross) antar kaki-kaki konektor, artinya kaki 1 terhubung ke kaki 1 di konektor RJ-45 yang lainnnya dst. Mohon di perhatikan pemilihan kabel yang digunakan agar twist kabel UTP-nya tetap terjaga dengan baik.






Instalasi Card Ethernet

Setelah sambungan fisik perkabelan telah selesai lakukan, langkah selanjutnya adalah instalasi card ethernet di PC dan menset sistem operasi agar mengenali card yang kita passang. Dalam bahasa sehari-hari di toko komputer, Card Ethernet sering di sebut sebagai LAN Card.

Bagi para pengguna PC yang menggunakan operating system Windows98 saat ini sudah sangat mudah sekali untuk mengkaitkan sebuah PC ke jaringan menggunakan kartu Ethernet. Hal ini terutama karena kemudahan teknologi Plug-n-Play yang digunakan oleh Windows. Cara sederhana yang perlu dilakukan untuk menginstalasi Card Ethernet adalah dengan meng-klik secara berurutan

Setting  Control Panel  Add New Hardware

Selanjutnya kita bisa meminta komputer memilih secara otomatis kartu ethernet yang baru dipasang atau kita sendiri yang memilih driver kartu ethernet mana yang akan digunakan. Proses pemilihan tersebut relatif sederhana, dalam menu “Add New Hardware” telah disediakan tipe perangkat lunak apa yang ingin kita tambahkan. Tampak pada gambar, kita dapat memilih berbagai tipe perangkat lunak antarmuka yang ingin digunakan. Kartu Ethernet ada pada kategori network adapters.


Setelah di klik ikon network adapters maka akan tampil daftar berbagai pembuat kartu ethernet yang banyak dipasaran. Sebagai contoh pada gambar dipilih Compex yang memiliki beberapa jenis kartu. Jika ternyata jenis yang kita miliki tidak terdapat dalam daftar maka kita dapat mengambil driver kartu ethernet-nya dari disket yang tersedia oleh pabrik.

Setelah langkah ini selesai langkah selanjutnya adalah menset jaringan IntraNet biasanya mengunakan keluarga IP 192.168.x.x atau 10.x.x.x agar seluruh komputer dapat berbicara satu dengan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...