Jumat, November 04, 2011

Amalan Saat Malam dan Hari Arafah

"Amalan malam Arafah: Mandi, Munajat, Taubat, Do’a, Tasbih, Ziarah Imam Husain as. Amalan Hari Arafah: Mandi, Membaca do’a Arafah, puasa, Ziarah Imam Husain as, shalat Amirul Mukminin, membaca tasbih Rasulullah, …"
Hari Arafah adalah hari yang penuh keutamaan, hari yang dimana kaum muslimin dapat meraup pahala dan keberkahan Ilahi yang sebanyak-banyaknya. Amalan-amalan ibadah yang khusus dilakukan pada hari ini, adalah amalan-amalan yang dapat dengan segera menaikkan derajat dan maqam seseorang di sisi Allah SWT. Yang dengan seizin-Nya, hajat-hajat mereka yang memohon doa pada hari ini akan terkabulkan, dan mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat. 

Amalan Malam Arafah

Keistimewaan & Keutamaan Puasa Hari Arafah (9 Dzulhijjah)

Di antara puasa tathawwu' yang paling utama adalah puasa Arafah. Yang dimaksud dengan puasa Arafah adalah puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada saat itu kaum muslimin yang melakukan ibadah haji berkumpul wukuf di padang Arafah.

Sebagian orang mendapatkan masalah ketika mendapati tanggal/kalender di negaranya berbeda dengan di Arab Saudi. Maksudnya, pada hari ketika jamaah haji sedang berkumpul di Arafah, yang hari itu adalah tanggal 9 Dzulhijjah di negara Arab Saudi, tetapi kalender di negaranya pada hari itu adalah tanggal 10 Dzulhijjah, umpamanya. Maka, apakah dia berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah menurut kalender di negaranya sendiri, padahal di Arab Saudi masih tanggal 8 Dzulhijjah, dan para jamaah haji belum menuju Arafah. Atau dia berpuasa pada tanggal 10 Dzulhijjah menurut kalender di negaranya sendiri dan di Arab Saudi sudah tanggal 9 Dzulhijjah, dan para jamaah haji berkumpul di Arafah.

Dalam hal ini yang menjadi ukuran adalah wuquf di Arafah, bukan kalender di negaranya. Karena di dalam hadits-hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyebut dengan “puasa hari Arafah”, sehingga mestinya wuquf di Arafah itulah yang menjadi ukuran. Wallahu a'lam.
 
Keistimewaan Hari Arafah

Rabu, Oktober 26, 2011

Mengajarkan Anak Belajar Bukan Menyuruh Belajar

Sudah menjadi hal yang lazim apabila mendekati ujian sekolah baik UTS, UAS dan UKK banyak orang tua yang senewen, bahkan anak-anaknya pun kadang banyak yang stress hingga jatuh sakit (mendadak) yang akhirnya sang anak malah tidak ikut ujian karena tidak bisa hadir.

Menilik dari kejadian-kejadian tersebut, ternyata sekarang ini banyak orang tua yang berorientasi pada hasil, bukan pada proses. Walaupun banyak yang memperhatikan proses belajar, namun kadang-kadang proses tersebut adalah sesuatu yang ‘dipaksakan’.

Anak-anak kita adalah bersih, suci, kosong ketika lahir. Kitalah yang membentuk mereka. Kitalah yang memprosesnya agar berhasil. Ketika mereka belajar di sekolah, mereka mengikuti apa yang diajarkan oleh bapak ibu guru di kelas. Lalu bagaimana ketika mereka pulang sekolah? Apakah mereka tahu cara mengulang atau mengevaluasi pelajaran-pelajaran tadi? Tentu tidak, atau susah bukan?

Jumat, Oktober 21, 2011

Nasehat Bijak Si Genius Albert Einstein

Berikut 10 kutipan nasehat bijak Albert Einstein. Semoga bisa bermanfaat untuk menjadi inspirasi dan membuat hidup lebih bijak.

1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda 

“Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja.” 

Membaca kutipan Einstein di atas membuat saya bertanya-tanya Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal; karena itu saya menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata ‘sukses’. 

Mengejar jawaban rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan. 

2. Tekun itu Tak Ternilai. 

“Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah.” 

Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah? 

Sabtu, Oktober 15, 2011

Tips Mencegah Kantuk Setelah Makan Siang

Waktu setelah makan siang sepertinya adalah waktu yang sangat enak jika dipakai untuk tidur. Lelah dan kantuk kadangkala datang bersamaan, namun bukankah Anda masih harus tetap bekerja? Simak tips berikut ini mencegah kantuk setelah makan siang.

Rasa kantuk yang menyerang setiap habis makan, biasanya merupakan suatu reaksi food coma. Banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya food coma ini. Sebagai gambaran, tubuh kita diibaratkan sebuah mesin pengolah yang berfungsi untuk menyerap sari makanan. Kalau makanan yang kita konsumsi dalam porsi yang cukup besar, otomatis tubuh kita akan bekerja ekstra keras untuk mencernanya. Akibatnya, tubuh akan terasa lelah dan mengantuk.

Dr. Allan Spreen, ahli nutrisi dari Amerika seperti ditulis situs chemistry, menganjurkan untuk menyesuaikan waktu makan kita dengan bioritme tubuh. Dari hasil penelitian diketahui bahwa serangan food coma sering terjadi pada jam-jam berikut:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...