Senin, Desember 05, 2011

Kelebihan Berpuasa pada 10 Muharram (Hari Asyura) & Peristiwa Penting dari Allah

Dari Ibnu Abbas r.a. Rasulullah saw. bersabda mengenai hari Asyura: ”Berpuasa pada hari Asyura, Akan diberi pahala 10.000 malaikat oleh Allah. Akan diberi pahala 10.000 orang berhaji dan ber‘umrah oleh Allah.
Akan diberi pahala 10.000 orang mati syahid oleh Allah. Akan dinaikkan derajat satu rambut satu derajat oleh Allah, Jika menyapu rambut anak yatim yang dihapus di kepala semua. Memberi orang makan berbuka puasa Asyura, Seakan memberi makan hari itu orang Islam yang berbuka.

Peristiwa-peristiwa dari Allah Ta‘ala di hari Asyura : 
 
Allah Ta‘ala menjadikan langit dan bumi pada hari Asyura, Allah Ta‘ala menjadikan laut pada hari Asyura, Allah Ta‘ala menjadikan bukit-bukit pada hari Asyura, Allah Ta‘ala menjadikan nabi Adam dan Hawa pada hari Asyura. Lahirnya nabi Ibrahim juga hari Asyura, Nabi Ibrahim selamat dari api pada hari Asyura, Fir‘aun ditenggelamkan Allah pada hari Asyura, Allah menyembuhkan penyakit nabi Ayyub pada hari Asyura. Allah menerima tobat nabi Adam pada hari Asyura, Allah mengampunkan dosa nabi Daud pada hari Asyura, Allah mengembalikan kerajaan nabi Sulaiman juga hari Asyura, Akan terjadi hari Kiamat itu juga pada hari Asyura.”

Senin, November 21, 2011

Rahasia Juara Sepak Bola Ada di Karbohidrat

Jagoan sepakbola seperti Christiano Ronaldo seperti tidak pernah kehabisan energi dan selalu bisa fokus saat sedang berlaga. Rahasianya adalah mengelola asupan karbohidrat yang tepat, sebab bagaimanapun kebutuhan energi saat bertanding sangat tinggi.

Karbohidrat merupakan gula kompleks yang akan dipecah menjadi glikogen, lalu dimetabolisme di otot sebagai sumber energi. Bagi pemain sepakbola maupun atlet cabang olahraga lainnya, kebutuhan karbohidrat memang tinggi karena energi yang dikeluarkannya sangat besar.

Dalam sehari, seorang pemain sepakbola membutuhkan rata-rata 2.400-3.000 kalori dari makanan yang dikonsumsi sementara manusia pada umumnya hanya butuh 1.200 kalori setiap hari. Kebutuhan kalori sebanyak itu dipenuhi dari banyak sumber, namun yang utama tetap karbohidrat.

Jumat, November 04, 2011

Amalan Saat Malam dan Hari Arafah

"Amalan malam Arafah: Mandi, Munajat, Taubat, Do’a, Tasbih, Ziarah Imam Husain as. Amalan Hari Arafah: Mandi, Membaca do’a Arafah, puasa, Ziarah Imam Husain as, shalat Amirul Mukminin, membaca tasbih Rasulullah, …"
Hari Arafah adalah hari yang penuh keutamaan, hari yang dimana kaum muslimin dapat meraup pahala dan keberkahan Ilahi yang sebanyak-banyaknya. Amalan-amalan ibadah yang khusus dilakukan pada hari ini, adalah amalan-amalan yang dapat dengan segera menaikkan derajat dan maqam seseorang di sisi Allah SWT. Yang dengan seizin-Nya, hajat-hajat mereka yang memohon doa pada hari ini akan terkabulkan, dan mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat. 

Amalan Malam Arafah

Keistimewaan & Keutamaan Puasa Hari Arafah (9 Dzulhijjah)

Di antara puasa tathawwu' yang paling utama adalah puasa Arafah. Yang dimaksud dengan puasa Arafah adalah puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada saat itu kaum muslimin yang melakukan ibadah haji berkumpul wukuf di padang Arafah.

Sebagian orang mendapatkan masalah ketika mendapati tanggal/kalender di negaranya berbeda dengan di Arab Saudi. Maksudnya, pada hari ketika jamaah haji sedang berkumpul di Arafah, yang hari itu adalah tanggal 9 Dzulhijjah di negara Arab Saudi, tetapi kalender di negaranya pada hari itu adalah tanggal 10 Dzulhijjah, umpamanya. Maka, apakah dia berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah menurut kalender di negaranya sendiri, padahal di Arab Saudi masih tanggal 8 Dzulhijjah, dan para jamaah haji belum menuju Arafah. Atau dia berpuasa pada tanggal 10 Dzulhijjah menurut kalender di negaranya sendiri dan di Arab Saudi sudah tanggal 9 Dzulhijjah, dan para jamaah haji berkumpul di Arafah.

Dalam hal ini yang menjadi ukuran adalah wuquf di Arafah, bukan kalender di negaranya. Karena di dalam hadits-hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyebut dengan “puasa hari Arafah”, sehingga mestinya wuquf di Arafah itulah yang menjadi ukuran. Wallahu a'lam.
 
Keistimewaan Hari Arafah

Rabu, Oktober 26, 2011

Mengajarkan Anak Belajar Bukan Menyuruh Belajar

Sudah menjadi hal yang lazim apabila mendekati ujian sekolah baik UTS, UAS dan UKK banyak orang tua yang senewen, bahkan anak-anaknya pun kadang banyak yang stress hingga jatuh sakit (mendadak) yang akhirnya sang anak malah tidak ikut ujian karena tidak bisa hadir.

Menilik dari kejadian-kejadian tersebut, ternyata sekarang ini banyak orang tua yang berorientasi pada hasil, bukan pada proses. Walaupun banyak yang memperhatikan proses belajar, namun kadang-kadang proses tersebut adalah sesuatu yang ‘dipaksakan’.

Anak-anak kita adalah bersih, suci, kosong ketika lahir. Kitalah yang membentuk mereka. Kitalah yang memprosesnya agar berhasil. Ketika mereka belajar di sekolah, mereka mengikuti apa yang diajarkan oleh bapak ibu guru di kelas. Lalu bagaimana ketika mereka pulang sekolah? Apakah mereka tahu cara mengulang atau mengevaluasi pelajaran-pelajaran tadi? Tentu tidak, atau susah bukan?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...