Senin, November 22, 2010

HOW TO FLASH HP ?


{flash tool hp}
========
Many people confuse them for the flash mob because hp is problematic. Most problems that occur are exposed to viruses and too many applications that are used.
I will try to help you to flash the HP with a way to enter the code without the need to use any tool.
The things you need to do before the flash HP is back up all important data on the HP.


For this type of Nokia:
code 1: * # 7370 #
Code 2: * # 7780 #
NB: Please try one of the following code in accordance with the type of your Nokia phones and then to 12,345 passwords


For this type of Siemens:
- Input to the main menu of HP.
- Select setup - phone setup - Fact settings
- It will appear the "Reset all the default settings" (Click Yes)


For this type of Communicator:
Press Ctrl F shif simultaneously at boot / start first HP so you will have the format and follow the steps.


For this type of Motorola:

- Go to main menu
- Select the setting - initial setup - master reset
- Then enter the default code 000 000 (OK)

Jumat, November 19, 2010

Memperbaiki System Win or Repair Install

Memperbaiki Instalasi ( Repair Install )

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal. Kemudian …
• Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
• Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
• Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
• Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
• Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
• Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
• Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
• Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation
• Ketika ditanya, klik tombol Next
• Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
• Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
• Komputer akan restart.
• Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
• Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
• Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
• Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
• Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
• Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
• Biasanya #1
• Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
• Tulis: CD i386
• Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
• Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
• Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
• Selesai
HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)


Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
• Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
• Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
• Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
• Biasanya #1
• Tulis: bootcfg /list
Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
• Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
• Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
• Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
• Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
• Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
• Biasanya #1
• Masukkan password administrator jika diperlukan.
• Tulis: cd \windows\system32\config
• Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
• Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
• Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
• Tulis: copy \windows\repair\system
• Tulis: copy \windows\repair\software
• Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
1. Untuk partisi tipe FAT
Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
2. Untuk partisi tipe NTFS
• Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
• Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
• Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
• Biasanya #1
• Masukkan password administrator jika diperlukan.
• Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
• Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
• Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
• Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Look for the subnet and broadcast

Ok..ngga perlu panjang lebar. Ini salah satu cara mencari subnet dan broadcast yang biasa kita pakai, network dan broadcast dengan biner... Sebenarnya ada cara paling gampang tanpa harus mengkonversi ke biner dulu, dengan menggunakan rumus 256 - nilai subnet, misalnya, kita dapat ip 192.168.0.18/29, berapakah network ? broadcast ? dan berapa ip yang bisa dipakai ?

understand..? coba kita cari, masihkah ingat cara mencari prefix ?

/29 berarti 255.255.255.248, yang diperhatikan adalah nilai yang tidak sama dengan 255, nilai tersebut di kurangi dengan 256

256 - 248 = 8

Ingak-ingak, hasil pengurangan menjadi kunci, K = 8 . Setelah itu perhatikan ip address nya, 192.168.0.18, nilai kunci harus di kali dengan angka yang tidak melewati nilai di ip, di contoh adalah 18, jadi 8 * 2 = 16, karena 8 * 3 = 24 lebih tinggi dari ip .18. berarti sudah di dapat networknya, nah, untuk mencari ip yang bisa di pakai pertama, tinggal tambahkan ip network + 1 = 17. setelah itu tinggal di cari broadcast, caranya, (Kunci + Network) - 1 = 31. naaaah, untuk cari ip terakhirnya, tinggal broadcast - 1 = 30.

untuk mempermudah, sebelum mencari di buat dulu urutan sebagai berikut :

IP Address :
Netmask :
Network :
First IP :
Broadcast :
Last IP :

Contoh :
IP 192 168 0 18
Netmask 255 255 255 248
Network 192 168 0 16
First IP 192 168 0 17
Broadcast 192 168 0 23
Last IP 192 168 0 22

Filed under: Cisco

Selamat mencari...

Rabu, November 17, 2010

Automotive World

Just Share ...Plz Buy Now!


On Eid ul-Adha......

May the grace and blessing of Allah be with u always ! Eid Mubarak..........
inti sari dari makna Idul Adha adalah kesabaran, keihlasan menerima cobaan dan kepatuhan kita kepada Allah dengan berkorban apapun karena Allah.

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA UNTUK UMAT MUSLIM DI SELURUH DUNIA...!!!!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...